Selamat datang November, tak terasa sudah hampir pengujung 2014. Banyak hal yang terlewat selama tahun Kuda Kayu ini, salah satunya ‘hobi’ membaca saya yang tak banyak tersalurkan dan semangatnya semakin melempem tiap bulan.

Beri peringkat:

“Salam Kreatif! Karena dengan kreatif kita akan bahagia dan sejahtera.” Salam khas yang selalu disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabinet Indonesia Bersatu II Mari Elka Pangestu sepertinya akan saya rindukan dalam 5 tahun ke depan.

Beri peringkat:

Penat dengan hiruk-pikuk sibuknya Ibu Kota bisa jadi faktor penyebab stres. Akibatnya juga bisa lebih panjang, tak sekadar capek pikiran yang kemudian merembet sampai sakit fisik, bahkan sampai capek hati yang bikin hidup serasa remang-remang.

Beri peringkat:

Hari ini, Jumat (4/7/2014) merupakan hari keempat saya melewati ritual sahur di kamar kos, dan seperti puasa-puasa tahun sebelumnya saya masih malas untuk bangun tidur pada dini hari serta lebih memilih untuk sahur sebelum tidur (untuk selanjutnya terlelap hingga adzan subuh). Namun, tak seperti puasa-puasa yang lalu, kali ini saya selalu berhadapan dengan teror yang […]

Beri peringkat:

Hingga satu tahun yang lalu, saya masih menjadi satu dari banyak orang yang sering mendengar tapi tidak begitu paham apa yang dimaksud dengan “harga dolar sekarang sekian ribu”. Mungkin sekilas tahu jika itu berarti nilai tukar tiap 1 dolar Amerika Serikat sama dengan sekian ribu rupiah, dan biasanya berdampak pada kenaikan harga barang-barang elektronik, barang-barang […]

Beri peringkat:

  “Pokoknya aku harus ke Old Trafford!” bentaknya sambil membanting pintu kamar. Kalimat itu seakan menghempaskanku ke selusin tahun yang lalu, saat aku juga masih duduk di kelas 6 SD. Saat itu aku juga pernah bermimpi untuk menginjakkan kaki di Old Trafford, stadion gagah tempat para pemain bola idolaku meraih kejayaannya.

Beri peringkat:

kisah sebelumnya… Dengan lesu lunglai, akhirnya kami merebahkan badan di kursi tunggu bandara sambil mencari jadwal penerbangan selanjutnya yang paling pagi dan murah tentunya.

Beri peringkat:

Karena nila setitik rusak susu sebelanga. Iya, karena kesalahan satu orang, bisa jadi berdampak pada satu perusahaan besar. Saya benar-benar kecewa pada pelayanan PT Pos Indonesia karena seorang petugas kantor pos.

Beri peringkat: