Kisah Siah Layah Rupiah

Hingga satu tahun yang lalu, saya masih menjadi satu dari banyak orang yang sering mendengar tapi tidak begitu paham apa yang dimaksud dengan “harga dolar sekarang sekian ribu”.

Mungkin sekilas tahu jika itu berarti nilai tukar tiap 1 dolar Amerika Serikat sama dengan sekian ribu rupiah, dan biasanya berdampak pada kenaikan harga barang-barang elektronik, barang-barang impor, dan tak jarang barang-barang lokal juga ikut-ikutan naik.

Nah, dalam beberapa bulan terakhir, barulah saya mengikuti sepak terjang si Mata Uang Garuda itu, bagaimana pergerakannya terhadap dolar tiap hari dan ternyata tak seperti yang saya duga.

Saya pikir dulu nilai tukar rupiah hanya bergantung dari kondisi ekonomi Indonesia. Saat krisis moneter misalnya, dolar melambung hingga lebih dari 14.000. Itu saja.

Kawan-kawan, ternyata tak sesederhana itu, meskipun faktor fundamental ekonomi memang jadi salah satu penopang terkuat, tapi hembusan angin sentimen juga berpengaruh besar terhadap bagaimana nilai tukar rupiah akan disemai di setiap penutup perdagangan tiap harinya.

Perlu diakui, mata uang negeri kita tercinta ini memang masih sangat volatil, digoyang isu negatif sedikit saja bisa bikin ambruk hingga 2%, atau sekadar kabar burung tentang pencalonan presiden saja bisa membuat nilai tukar berbalik arah, dari yang awalnya melemah jadi mendadak meroket dalam kurun waktu tak lebih dari satu jam.

Labil. Ya, rupiah seperti ABG yang dengan mudahnya terombang-ambing sentimen internal dan eksternal, isu dari dalam negeri dan luar negeri yang berpengaruh terhadap nilai tukar jangka pendek.

Saya beri bocoran sedikit, konon saat ini investor masih sangat fokus terhadap isu politik menjelang pemilihan presiden 9 Juli 2014. Namun, dengan kondisi kedua calon presiden saat ini, investor cenderung menjaga diri untuk segera masuk pasar Indonesia, pasalnya ketatnya elektabilitas capres membuat mereka tak ada bayangan siapakah yang bakal memimpin Indonesia ke depannya.

Presiden pengganti SBY benar-benar menjadi sorotan, karena pasar akan melihat bagaimanakah pemimpin bangsa Indonesia itu akan mengambil kebijakan yang terkait dengan kondisi ekonomi, iklim investasi dan tetek bengek lainnya yang berpengaruh terhadap bisnis para investor.

Karena belum adanya konvergensi suara yang bisa membuat salah satu capres unggul, maka nilai tukar rupiah diprediksi akan terus tertekan dengan level psikologis 12.000.

Tapi tenang, jangan langsung pesimistis. Katanya, rupiah diprediksi akan menguat pada akhir semester II/2014 setelah adanya kepastian presiden terpilih, apalagi presiden yang memang diinginkan pasar. Hal itu juga didukung dengan kondisi ekonomi Amerika Serikat yang masih mengalami perlambatan pemulihan pascakrisis 2008.

Tak hanya itu, ke depannya negara-negara emerging market juga bakal jadi tujuan utama investor untuk berinvestasi karena potensi pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi dan potensial dibandingkan dengan negara maju yang sudah mendekati kejenuhan karena pertumbuhan sudah dalam posisi maksimal.

Saat itulah rupiah berpotensi menguat hingga Rp10.500 per dolar AS yang katanya juga bisa menjadi permain terbaik dibandingkan dengan mata uang lainnya.

Ya, masih sekitar 4 bulanan lagi rupiah bisa benar-benar kuat jika ramalan para analis dan ekonom itu benar. Semoga saat itu juga dibarengi dengan kondisi makroekonomi, neraca perdagangan, devisa, inflasi dan indikator ekonomi lainnya yang ikut membaik.

So, buat yang mau beli gadget atau barang impor lainnya, coba tahan sejenak dan tunggu hingga momentum penguatan rupiah datang, siapa tau saat itu harganya jadi tinggal separuhnya saja.đŸ˜€

 

 

Demikianlah tulisan yang saya sarikan dari berbagai perbincangan saya dengan analis dan ekonom, maaf agak ngawur karena ngantuk dan ditulis dengan perasaan sedikit ‘terancam’ karena bulan Juni tingga 1 jam, dan saya belum nulis satu artikel pun. Oh ya, tulisan ini juga didedikasikan sebagai farewell perpisahan saya dengan desk bursa & komoditas per 1 Juli 2014:D

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: