Perjalanan yang Tak Terduga (bag. 1)

Kadang, segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana. Ya, manusia cuma bisa berencana dan yang menentukan adalah keadaan atau takdir Tuhan. Seperti cerita perjalanan pertama saya ke luar negeri pertengahan Maret ini.

Awalnya, saya dan rekan saya Siska berencana untuk melancong ke negeri jiran hanya dalam waktu 2 malam 1 hari di Kuala Lumpur dan sekitarnya, tapi akhirnya kami terpaksa menghabiskan 3 hari 3 malam di Kuala Lumpur, Singapura dan Batam.

Mungkin masih mending jika membawa bekal cukup banyak untuk bersenang-senang menikmati vakansi kami, tapi apa daya kami harus mencoba survive dengan uang seadanya.

15 Maret 2014, adalah tanggal yang kami tunggu sekitar lima bulan lamanya. Tanggal tersebut merupakan tanggal keberangkatan kami menuju Kuala Lumpur menggunakan tiket promo Airasia yang sudah kami beli dengan berjuang mati-matian (kalau yang ini agak hiperbolis).

Kami mendapatkan tiket promo dengan harga sekitar Rp780.000 pulang-pergi untuk dua orang. Kami berangkat dari Bandara Husein Sastranegara Bandung dengan jadwal penerbangan pukul 16.30 WIB. Sementara jadwal kembali ke Indonesia pada 16 Maret 2014 pukul 10.00pm (waktu malaysia). Lumayan, kami punya waktu sekitar 24 jam untuk berlibur di luar negeri!

Persiapan tentunya sudah kami lakukan dengan sangat baik, kami sudah menyusun rencana perjalanan dengan berbagai referensi dari banyak blog dan catatan perjalanan. Kami pun membekali diri dengan uang secukupnya, saya 250RM (Rp875.000) dan Siska 300RM (Rp1,05 juta).

_passport

 

Perjalanan dimulai, rasa deg-degan mulai terasa. Ya, adrenalin terpacu dengan pikiran berlarian. Bagaimana ya keadaan di sana? Seperti apa orang-orangnya? Ramah atau enggak? Dan pertanyaan lainnya yang berkecamuk.

Penerbangan agak sedikit terlambat karena cuaca yang buruk. Hujan lumayan deras di Bandung kala itu. Sekitar 1 jam sampai 2 jam dari alokasi 24 jam sudah terpangkas. Kami tetap tenang, yakin semuanya akan berjalan baik.

Kemudian kami sampai di KLIA, urus imigrasi, berangkat ke Kuala Lumpur Center, lanjut perjalanan ke daerah Bukit Bintang, menginap di hostel, bangun tidur lalu cari sarapan di Jalan Alor, melancong ke Genting Highland, berjumpa Batu Caves, berbelanja di central market, lalu berfoto dengan latar gedung kembar Petronas.

Alhamdulillah. Semuanya berjalan lancar dengan banyak keberuntungan (detail perjalanan selama di KL akan diceritakan pada tulisan berbeda).  Sampai akhirnya, kami tak kunjung mengangkat pantat dari Taman Suria, padahal waktu sudah menujukkan pukul 07.00pm dan jadwal penerbangan pulang kami pukul 10.00pm.

Ya, kami terlalu santai bahkan kami mulai perjalanan ke LCCT dari KL Center pada pukul 8.30pm. Sadar kalau waktu check-in terakhir adalah 1 jam sebelum penerbangan, saya coba untuk web check-in beberapa kali namun selalu gagal karena yang ditampilkan web adalah jadwal penerbangan kami dari Bandung.

Bus yang mengantar kami seakan berjalan sangat lambat ketika waktu sudah menunjukkan pukul 9.00pm dan kami tak kunjung sampai ke LCCT. Pikiran dan perasaan tak enak mulai menyelimuti, dan saya mulai menyiapkan mental untuk kemungkinan terburuk.

Akhirnya, sekitar pukul 9.30pm bus yang mengantar kami sampai juga. Dengan tangkas, kami keluar bus dan langsung berlari menuju ruang pemberangkatan. Sudah diduga, counter check in sudah sepi, hanya tinggal beberapa yang masih melayani pendaftaran bagasi. Kami pun bertanya dan mengajukan untuk check in pada penerbangan malam itu.

Seperti dugaan. Kami ditolak mentah-mentah, padahal sudah banyak alasan kami lontarkan mengenai keterlambatan kami. Kalau bisa berkaca, mungkin waktu itu wajah saya sudah berubah pucat. Ya, kami akhirnya tidak bisa pulang malam itu, padahal esok paginya saya harus kembali bekerja.

Dengan lesu lunglai, akhirnya kami merebahkan badan di kursi tunggu bandara sambil mencari jadwal penerbangan selanjutnya yang paling pagi dan murah tentunya.

bersambung…

4 komentar

  1. fotonya mana fotonya..sama sambungannya mana kak..akuh penapsaran

    1. sabar ya dek… semuanya butuh proses. #halah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: