Dilarang Menabung!

investasi-bagus130624c

“Orang yang menabung itu orang bodoh.”

Sepenggal kalimat yang terlontar dari mulut seorang ekonom nasional Faisal Basri. Kalimat singkat tapi cukup menohok.

Bagaimana tidak, sejak kecil bukannya kita selalu dicekoki untuk belajar menabung? Bahkan pemerintah sempat membuat Gerakan Menabung Nasional?

Ternyata ucapan Faisal tersebut bukan tanpa makna. Dia bilang saat ini masyarakat Indonesia sudah mulai masuk tahap masyarakat investasi. Setelah sebelumnya sebagai masyarakat dengan uang tunai dan beralih menjadi masyarakat menabung.

Investasi, kata yang perlu digarisbawahi. Dalam KBBI investasi berarti penanaman uang atau modal dl suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keun-tungan. Macam-macam investasi saat ini juga sangat beragam, mulai dari deposito, surat utang, reksadana, emas dan valas, properti juga saham.

Namun, investasi tak hanya menjanjikan keuntungan besar melainkan memiliki risiko sendiri. Mulai dari harga yang volatil untuk emas dan saham, likuiditas yang rendah untuk properti juga imbal hasil yang tidak maksimal atau malah negatif untuk reksadana.

Nah, yang jadi poin selanjutnya adalah apakah investasi tersebut akan digunakan hanya untuk menimbun keuntungan pribadi, atau malah digunakan untuk pemberdayaan ekonomi dalam lingkup yang lebih luas, yaitu Indonesia.

Investasi dalam bentuk emas, properti dan valas dinilai sebagai investasi untuk lingkup pribadi, karena keuntungan dan perputaran imbal hasilnya hanya dirasakan oleh investor itu sendiri.

Sementara investasi di deposito ataupun di pasar modal dianggap bisa berdampak pada makroekonomi. Pasalnya, dana yang disimpan sebagai deposito akan digunakan bank sebagai kredit bagi perusahaan. Begitu pula saham di pasar modal.

Faisal bilang, ketika investor ikut andil dalam membeli saham emiten, kemudian dana yang terkumpul digunakan untuk pengembangan usaha, maka ekonomi masyarakat akan terus berputar. Semisal dengan semakin besar perusahaan, maka semakin banyak peluang lapangan kerja.

Wabilkhusus masalah investasi saham, pria yang pernah menjadi kandidat Gubernur DKI Jakarta itu sempat menilai hal itu haram karena bersifat spekulatif, tak jauh beda dengan judi. Hari ini harga saham bisa melambung, besok bisa jadi terperosok, tak ada yang tahu. Belum lagi saham-saham yang sangat sensitif terhadap sentimen.

Namun, setelah mengetahui lebih dalam mengenai aturan main investasi saham, sekarang Faisal menilai investasi di pasar modal itu bagaikan menggembalakan kambing. Investor yang memiliki modal dianalogikan sebagai pemilik kambing yang menyerahkan kambingnya untuk digembalakan oleh seorang penggembala, dalam hal ini adalah emiten.

Dan tentu saja, dalam penggembalaan kambing bukan berarti tanpa risiko, tetap saja si kambing masih berpotensi menjadi tambah gemuk atau tambah kurus, tergantung sepiawai apa si gembala mengurus kambing-kambing itu.

Nah, sekarang semuanya kembali pada pilihan para calon investor. Apakah masih mau jadi orang bodoh yang hanya menabung harta kekayaan atau mulai berinvestasi dengan manfaat yang lebih besar? Pilihan ada di tangan Anda sendiri🙂

Karet Tengsin, 2 Maret 2014 23:23
Dalam kondisi tak bisa tidur

11 komentar

  1. tapi sayang ya dirimu ga boleh bermain saham, kan masih jadi reporter, so mulai mencoba reksadan aja mba.. saya juga rencananya mau invest di reksadana..hehe..

    1. iya, coba PG27 aja. biar bisa nobar gratis lagi.
      Etapi, taun depan palingan kamu udah gak bakal ikutan, kan :p

  2. ooo..jadi karena midset masyarakat yang sudah berubah ini to, ya sih memang investasi lebih memberikan peluang untuk beberapa tahun terakhir. Kalau saya sih baru coba forex.

  3. jarwadi · · Balas

    mending uangnya buat trading saja. hehe

    1. sepakat. berdagang lebih menguntungkan🙂

  4. karena nggak ngerti saham atao yg lain biasanya sih uangnya aku belikan emas, nanti kalo harga emas naik tak jual beli yang baru lagi,.
    btw salam kenal, silahkan saya undang semuanya untuk mampir ke blog saya.. terima kasih banyak🙂

  5. kalo menurut saya sih dua-duanya penting antara menabung dan investasi..
    menabung perlu banget jadi disaat kita tidak memegang uang bisa di pakai dulu uang yg ada di tabungan kita, sedangkan untuk ivestasiitu untuk masa depan kita..

  6. ijin share yaaaa…..

  7. jadi dibandingkan menambung lebih baik investasi gitu gan?
    terimakasih😉

  8. jadi ada baiknya kita investasi emas saja dong ya gan?
    terimakasih😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: