Yovie & His Friends #takkanterganti

Siapa yang enggak kenal dengan Yovie Widianto? Komposer jempolan yang rajin banget bikin lagu-lagu cinta bareng Kahitna dan Yovie & The Nuno. Ternyata sudah 30 tahun dia eksis di belantika musik Indonesia dan telah mendulang banyak prestasi. Untuk merayakannya Selasa (24/9/2013) Yovie menggelar konser bertajuk irreplaceable atau #takkanterganti.Konser yang diselenggarakan malam hari di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan itu tak hanya mempertontonkan kebolehan Yovie dalam bermain piano, tapi juga menggandeng musisi lain untuk bersama-sama memainkan karya-karya ciptaannya.

Beruntung sekali malam itu saya bisa menikmati konser itu dengan cuma-cuma, maklum dengan menggunakan modus liputan (padahal sebenarnya cuma nemenin liputan) saya bisa masuk dengan id media. Lumayanlah ya meskipun dapet tempat duduk di tribun atas pinggir panggung (sebenarnya stage utamanya jadi ga kelihatan jelas).

yovie1

Konser yang berlangsung sekitar 3 jam tersebut diawali oleh seorang perempuan cantik yang memberikan pengantar mengenai konser itu. Tampak tidak familier tapi setelah dia menyembutkan namanya ‘Alexandra Atmasoebrata’ tanpa aba-aba penonton langsung kompak bilang ‘ooo…’. Maklum pembalap cewek itu tampak berbeda dibandingkan tiap kehadirannya di media atau televisi.

Yovie juga sempat bercerita 30 tahun yang lalu dirinya pertama kali main piano dalam event tingkat nasional di JCC, dan malam ini dia kembali di tempat yang sama. Selain itu dia juga memamerkan permainan tuts piano sesuai dengan harmoni di beberapa tempat seperti Bandung, Korea, Jepang, Arab dan Amerika.

Kesetiaan dan konsistensi merupakan hal yang penting – Yovie Widianto

“Kesetiaan dan konsistensi merupakan hal yang penting,” ucapnya yang ia sebut sebagai mantra dalam meraih kesuksesan selama ini.

Setelah itu, satu persatu artis yang disebut ‘his Friends’ naik ke panggung dan membawakan lagu-lagu andalan Yovie. Di mulai oleh kehadiran Mario Ginanjar, vokalis Kahitna paling muda, disusul Marcel Siahaan, 5Romeo, Rio Febrian, RAN, Alexa Band, Kahitna, Andien, Raisan, Sharon Corr dan Rick Price.

Yak, penyanyi gaek terakhir itu sebenarnya menjadi daya tarik utama yang membikin saya mau jadi penyelundup di konsernya Yovie. Namun sayang, malam itu Rick hanya menyanyikan 1 lagu andalannya yang berjudul Heaven Knows, sedangkan lagu favorit saya If You Were My Baby absen di pementasan malam itu.

Tak sekadar tampil per individu, penyanyi-penyanyi itu juga berkolaborasi dan menampilkan perpaduan yang harmonisasi dan menciptakan kelabilan hati para penonton karena lagu-lagu Yovie yang menyentuh #halah. Tapi bener, kayaknya para penonton yang hadir di pentas itu jadi labil, karena setidaknya pernah mengalami ‘fase’ yang mirip dengan kisah di beberapa lagu ciptaan Yovie.


yovie3

Kalau kita cermati, lagu-lagi Yovie memang komplit mengupas setiap fase dalam sebuah hubungan cinta antara lelaki dan perempuan, mulai dari PeDeKaTe, jadian, putus, selingkuh, melamar, tunangan, nikah dan lain sebagainya. *hayo ngaku siapa yang pernah menjadikan lagu Yovie sebagai lagu kebangsaan?*

Oh ya, satu hal lagi yang paling menarik. Malam itu Yovie ditantang untuk bikin lagu baru dengan nada dan lirik yang diambil dari pilihan penonton, malam itu dipilih nada si do sol yang bakal dikomposisi, sementara itu keyword janda, sakit dan melayang juga jadi pilihan untuk disusun jadi lirik lagu. Saya sempat mikir dan menduga-duga, kira-kira lagu seperti apa yang bakal lahir dengan pilihan kata yang absurd begitu?

Tapi, setelah 1 lagu lewat dinyanyikan oleh Alexa dan RAN, Yovie kembali ke panggung untuk mempertunjukkan karya instannya yang dibawakan oleh Rio Febrian dan Marcel Siahaan. OMG, sepertinya tak ada yang menyangka lagu 5 menit itu benar-benar indah, dan susunan liriknya pun bisa jadi sedalam lagu-lagu Yovie lainnya. Siapa sangka tiga kata absurd itu bisa jadi kisah yang memilukan tapi berakhir bahagia?

Meskipun saya tidak hapal kata per kata liriknya, tapi intinya lagu itu bercerita tentang pria yang ditinggal nikah kekasih hatinya, dia sempat tersakiti tapi tetap setia. Nah, kemudian si ceweknya itu cerai sama suaminya dan jadilah janda, eh setelah itu akhirnya mereka balikan lagi, melayang deh mereka berdua. Mungkin singkatnya: Kutunggu Jandamu. Brilian! Hahahaha

yovie2

Overall, konser malam itu berlangsung cukup menghibur, namun sayang tidak terlalu #jleb untuk saya, selain soundsystemnya yang kurang yahud (setidaknya itu yang saya rasakan dari tempat duduk saya, tapi teman di sebelah saya juga bilang begitu sih), juga karena saat itu hati saya sedang kosong. Coba deh kalau ada yang ngisi, pasti saya senyam-senyum sendiri atau bahkan menangis miris mendengar salah satu lagu Yovie yang pas dengan fase kehidupan cinta saya. *curcol*

Anyway, terima kasih Yovie untuk lagunya yang pernah membikin hati saya cenat-cenut dan bikin galau sedari saya masih SMP. Juga salut untuk eksistensinya dalam menyumbangkan lagu-lagu cinta oke di Indonesia. Teruslah berkarya!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: