Panic Mode di Halte Busway


IMG-20130517-01589

Jumat malam kemarin (17/5) sepertinya menjadi momen antre transjakarta paling seru sepanjang sejarah saya malang melintang di dunia per-busway-an (halah baru sekitar dua bulan kok). Pasalnya, malam kemarin sempat ada sedikit keriuhan di Harmoni Central Bus bagian koridor 9 arah ke PGC.

Saat itu saya sedang mengantre bersama puluhan orang lainnya. Entah kenapa saat itu antrean di koridor 9 sangat padat dibandingkan dengan antrean di koridor lain. Kebetulan saat itu saya juga berdiri di antrean belakang, sekitar 5 meter dari pintu transit bus.

Sebelumnya saya sempat mendengar ada orang yang sudah mengantre sekitar dua jam, tetapi bus belum datang juga. Saat itu saya sudah mengantre sekitar satu jam.

gambar: indonesiarayanews.com

Karena bus tak kunjung datang, para calon penumpang mulai panik apalagi antrean semakin panjang. Puncak kegelisahan penumpang mulai terlihat saat beberapa orang mulai mengumpat dan meneriaki bus lain yang lewat di pintu transit koridor 9.

“Gimana sih ini, kalian (petugas busway) gak bisa kerja apa ya! Kami sudah nunggu lama banget, tapi enggak ada bus yang dateng!” Teriak salah satu calon penumpang.

Suasana semakin panas saat bus-bus jurusan Blok M-Kota yang terus melintas dalam keadaan kosong. “Masak dari tadi bus yang ke Blok M kosong terus! Kenapa enggak diisi aja sama penumpang di sini!!” Ujar yang lain.

Mendengar keriuhan itu, saya cuma bisa tersenyum sambil menikmati antrean. Maklum saya tidak tahu menahu tentang sistem transportasi TransJakarta.

Saya sih percaya saja sama pemerintah Jakarta yang sudah merancang sistem busway itu, karena sudah barang tentu hal itu didesain dengan perencanaan yang tidak sederhana. Namun, saya juga enggak tahu apakah pemerintah sudah menyiapkan solusi jika terjadi kasus serupa yang bisa jadi disebabkan bus yang bermasalah atau traffic lalu lintas yang buruk, serta membuat para calon penumpang terbengkalai dan panik.

IMHO, pengelola busway perlu memiliki bus cadangan yang fleksibel dan bisa digunakan untuk mengangkut penumpang di koridor mana pun. Bus itu bisa standby di Harmony Central Bus dan HANYA bisa dimanfaatkan dalam kondisi urgent atau dalam kondisi ‘panic mode’ seperti malam itu.

Soalnya jika kondisi seperti itu terus berlangsung, sementara antrean bertambah banyak, bukan hanya masalah calon penumpang yang terbengkalai, tetapi kondisi halte di Harmoni atau di halte lainnya yang tidak bisa menampung semua calon penumpang.

Ya, itu aja sih curhatan saya sebagai penduduk baru Ibu Kota, mohon maaf jika dinilai terlalu lebay dan terlalu ‘di permukaan’. Tapi setidaknya jika pemerintah memang bersikeras untuk mengurai kemacetan, fasilitas transportasi umum memang harus terus diperbaiki, sehingga masyarakat semakin nyaman dan bisa mulai meninggalkan kendaraan pribadinya. CMIIW.

10 komentar

  1. Sy beberapa kali ke Jkt, dan menikmati betul ber-bus way ria. Tp kalo ditawari tinggal di Jkt, emoohhh.. :))

    1. hahaha, dicoba aja mbak. asik kok :))

  2. fenomena ibukota.. fiuhhhhh #mengendus#

  3. Alfiyyatur Rohmah Antrean calon penumpang di Stasiun Kota pada Kamis (9/5/2013). Calon penumpang tersebut mengantre tiket kereta untuk mudik lebaran.

  4. dan saya sudah sering mendapatinya..😀

    1. aku baru pertama kemaren sampe kayak gitu zul. makane gumun😀

  5. Alfiyyatur RohmahAntrean calon penumpang di Stasiun Kota pada Kamis (9/5/2013). Calon penumpang tersebut mengantre tiket kereta untuk mudik lebaran.

  6. Hahaahha 2 jaaam. Ya pantesan pada ngamuk. :))

    1. ho-oh, mana itu baru beberapa bulan saya menghirup udara ibu kota. tapi alhamdulillah saya tetap sabar hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: