Daihatsu Beri Solusi Teknologi Hijau untuk Keselamatan Bumi

green_technology_index_tcm634-633213Berbicara mengenai teknologi ramah lingkungan atau teknolgi hijau, saya jadi teringat sebuah percakapan dengan teman saya melalui BBM. Saat itu kami sedang iseng membicarakan moda transportasi ramah lingkungan. Teman saya saat itu bersikeras tidak ada transportasi ramah lingkungan selain delman atau becak. Ketika diberi jawaban seperti itu, saya cuma bisa mengangguk dan memberikan sedikit ide tentang angkot bertenaga surya.

Setelah percakapan itu, saya juga jadi sedikit berpikir, memang hingga saat ini tidak ada transportasi yang benar-benar ramah lingkungan ya? Meskipun sekarang pemerintah sedang mengampanyekan penggunaan bahan bakar gas, tapi tetap saja hal itu saya nilai belum efektif untuk mengurangi emisi gas dan polusi.

Kemudian saya iseng-iseng mencari pengertian dari teknologi ramah lingkungan atau yang ngetrend disebut green technology. Ternyata, yang disebut teknologi ramah lingkungan atau teknologi hijau tak semata-mata hanya teknologi yang tidak menimbulkan polusi, tetapi cakupannya lebih luas dari itu.

Green Technology meliputi teknologi yang sustainability yaitu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cara yang dapat dilanjutkan tanpa batas ke masa depan, tanpa merusak atau menghabiskan sumber daya alam. Singkatnya, memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Cradle to cradle design atau memperbaiki siklus produk manufaktur dengan menciptakan produk yang dapat sepenuhnya direklamasi atau dapat digunakan kembali (re-use). Source reduction atau mengurangi limbag dan polusi dengan mengubah pola produksi dan konsumsi.

Innovation dengan menciptakan pusat kegiatan ekonomi di sekitar teknologi dan produk yang menguntungkan lingkungan, mempercepat pelaksanaannya dan menciptakan karier baru yang benar-benar melindungi planet ini.

Sementara itu, bidang yang saat ini paling mendesak untuk penerapan teknologi hijau adalah pada energi. Hal itu harus dapat diatasi dengan pengembangan bahan bakal alternatif dan cara baru untuk menghasilkan energi dan efisiensi energi.

Untuk itu, kita perlu memberikan apresiasi tinggi kepada pihak-pihak yang telah berusaha membuat inovasi demi menanggulangi krisi energi, salah satunya Daihatsu. Kini, produsen mobil asal Jepang itu telah memiliki tiga tahapan dalam membangun teknologi hijaunya.

eco-baganTahap pertama disebut Eco-Idle. Sistem teknologi ini mampu mengatur hidup dan mati mesin secara otomatis dalam keadaan macet untuk mencapai efisiensi konsumsi bahan bakar. Dengan sistem i-EGR, mesin mampu menghasilkan pembakaran sempurna dan mengeluarkan gas CO2. Teknologi ini sangat cocok diterapkan di Indonesia karena di beberapa daerah kemacetan sudah menjadi momok yang mengancam setiap hari.

Tahap kedua Daihatsu memakai mesin 2 silinder turbocharged. Diklaim, bobot jantung pacu lebih ringan lantaran pemakaian komponen lebih sedikit. Ditunjang “active ignition system” dan berbagai pengembangan lainnya, efisiensi  bahan bakar bisa mencapai 30%. Dengan efisiensi bahan bakar merupakan cara paling efektif dalam menghemat energi.

Terakhir, Precious Metal Free Liquid Feed Fuel Cell (PMfLFC). Pada tahap ini, emisi gas buang CO2 nol, guna mewujudkan kendaraan ramah lingkungan. Jadi, Bahan dari sumber daya alam terdapat pada kendaraan, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih rendah. Selain itu, fokus penggunaan bahan bakar cair baru yaitu Hidrazin Hidrat. Zat ini sangat tepat untuk mobil ramah lingkungan generasi baru karena memiliki kepadatan energi yang tinggi dan tidak menghasilkan CO2.

Mobil Cube Daihatsu

Mobil Cube Daihatsu

Dengan tahapan-tahapan green technology Daihatsu itu, impian untuk meggunakan alat transportasi hemat energi bakal terwujud dan teman saya pun bisa optimis karena masih ada moda transportasi yang ramah lingkungan. Semoga langkah nyata Daihatsu ini dapat diikuti produsen alat transportasi lainnya, sehingga krisis yang mengancam bumi saat ini lambat-laun dapat dikendalikan.

sumber:

http://www.daihatsu.co.id/teknologi-hijau

http://lipsus.kompas.com/iims/read/2012/09/23/4318/Teknologi.Hijau.Daihatsu.Masa.Depan#4

http://www.green-technology.org/what.htm

gambar: ts-1.eee.hku.hk

16 komentar

  1. owh, gitu tah… bagus di alam, jelek di kantong. haha

  2. semoga ini terwujud…🙂
    setidaknya ada suatu realisasi yg nyata…

  3. Ulasan yang menarik dan fresh mbah Nenden….🙂 Keep Blogging with passion n salam kompetisi🙂

  4. Memang Solusi yang bagus untuk menjaga bumi kita mjadi ramah lingkungan,, salamSukses

  5. mari kita dukung gerakan teknologi hijau

  6. manteb bgt gan ulasanya🙂
    kunjung balik ya ke ardirahman.blogdetik.com

  7. ikut lomba juga ya gan? Slamat berkompetisi secara sehat😀
    semoga postingan kita ini tidak semata-mata hanya memenuhi perlombaan saja, namun juga dapat menjadi bentuk kepedulian kita terhadap kondisi bumi ini serta batu loncatan untuk menjadikan bumi dimasa yang akan datang tempat yang nyaman untuk di tinggali. oleh kita, anak serta cucu kita kelak. Ayo kita dukung Daihatsu, dengan Teknologi Hijau, buat Bumi Kembali Berkicau ^_^

    ditunggu kunjugan baliknya ya😉 :
    http://akachopa.blogspot.com/2013/05/teknologi-hijau-jadikan-bumi-kembali.html

  8. Waah… keren banget nih postingannya… mengispirasi juga… jangan lupa ya visit, komen dan minta jempolnya di http://azisar.blogdetik.com/2013/05/03/generasi-teknologi-hijau-masa-depan/

  9. teknologi hijau merupakan solusi untuk mengurangi dampak buruk lingkungan yah

    salam kenal, mampir ya di tulisanku http://windiland.blogspot.com/2013/05/teknologi-hijau-penerapan-mobil-ramah.html

  10. Selamat ya telah masuk ke tahap Polling.😀
    Ane udah Like Postingan blog punya agan🙂
    ditunggu like baliknya ya😉
    Langsung aja Klik : Teknologi Hijau, jadikan Bumi kembali Berkicau
    Terima Kasih, Salam Kompetisi, dan Semoga Menang ^_^
    Amien…

    [Ayo Kita Dukung Teknologi Hijau Daihatsu demi Kehidupan yang lebih baik di Masa Depan]

  11. ikut bergabung sob,, salam kenal yah.

  12. Saat ini banyak dikembangkan teknologi biotek untuk menggantikan bahan bakar konvensional dikarenakan ketersediaan bahan bakar tersebut yang makin menipis. Pengembangan teknologi biotek tidak hanya sekadar untuk menggantikan bahan bakar yang sudah ada tetapi juga dikembangkan agar bahan bakar penggantinya juga berefek ramah lingkungan. Salah satu teknologi biotek yang saat ini gencar dilakukan pengembangannya ialah teknologi briket bio-coal. Bio-Coal merupakan bahan bakar alami yang diproses melalui proses Torrefaction (pembakaran) dari bahan-bahan limbah yang kering. Torrefaction dianggap sebagai teknologi untuk membuat bio-mass lebih mudah terbakar.Torrefaction memproses bio-mass yang dipanaskan pada suhu antara 200-300° C dalam ruangan kedap oksigen. Proses ini melepaskan senyawa organik yang mudah menguap dalam bio-mass. Senyawa tersebut berupa gas yang mudah terbakar, sehingga dimanfaatkan untuk proses pengeringan bio-mass. Tentunya proses ini sangat efisien dalam penggunaan energi. Bio-Coal diasumsikan dapat efisien daripada bahan bakar konvensional saat ini.Torrefaction menghasilkan bio-coal berupa bahan bakar padat dengan tingkat kelembaban yang rendah, mudah digiling layaknya batu bara biasa dan diklaim mudah terbakar seperti serbuk kayu. Bio-coal diharapkan dapat mengsubtitusi penggunaan batu bara yang terus mengalami peningkatan signifikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: