No Phone, Please!!

Telephone phobia (telephonophobiatelephobia) is reluctance or fear of making or taking phone calls, literally, “fear of telephone”. Telephone phobia is also considered to be a type of Social Phobia or Social anxiety problem. (wikipedia)

Memiliki rasa takut dalam menggunakan telefon selular, sepertinya menjadi sesuatu yang aneh ya?  Saya juga begitu, awalnya merasa aneh, dan anehnya hal tersebut terjadi pada saya sendiri.

Ya, saya tidak suka melakukan percakapan melalui telefon, sehingga seringkali saya membiarkan banyak panggilan masuk yang tidak terjawab. Sebagian besar memang saya sengaja, meskipun seringkali juga hal tersebut dikarenakan saya tidak menyadarinya.

Lantas, koq bisa ya saya tidak suka telfon-telfonan? saya sendiri heran, tetapi kalau saya identifikasi, hal tersebut mungkin saja berawal dari ketidakpiawaian saya dalam kecerdasan interpersonal (interpersonal quotient). Saya tidak terlalu pandai ketika harus berhadapan atau berkomunikasi dengan orang lain, dalam formasi 1 lawan 1. Dan, komunikasi via telfon itu saya pikir sangat privat, yang hanya melibatkan saya dan lawan bicara saya.

Sebenarnya saya itu adalah orang yang pendiam, tidak begitu banyak bicara, dan memang tidak biasa berbicara panjang lebar dengan orang lain, apalagi ditambah saya itu tidak bisa berbasa-basi. Saya tidak bisa membuka pembicaraan, dan membuat sebuah percakapan yang menarik. Nah, ketakutan terbesar saya itu ya disana sebenarnya, saya takut malah jadi conversation killer, gara-gara tidak bisa menjadi teman ngobrol yang baik.

Jika dilihat dari pengalaman selama ini, saya belum mampu menjadi orang yang bisa membuka percakapan, sehingga saya lebih memilih untuk diam ketika bertemu dengan orang baru. Selain itu, ketika memang harus mengobrol, sering kali percakapan tersebut menemui gap yang cukup lama, baik itu pembicaraan secara tatap muka, atau pun via telfon tadi. Karena hal tersebut, saya lebih memilih untuk melakukan komunikasi via tulisan, baik itu SMS, email, atau pun chatting, karena saya rasa itu lebih nyaman bagi saya, dan memberi saya waktu untuk berpikir dalam membangun sebuah percakapan yang menarik.

Masalah ini, saya sadari sangat mengganggu dan bisa menghambat saya dalam mendapatkan banyak ilmu baru dari orang lain, dan karena hal tersebut pula seringkali saya menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan banyak teman. Jadi, usaha untuk memperbaiki kemampuan saya dalam komunikasi interpersonal ini menjadi salah satu prioritas dalam resolusi 2012. Semoga semuanya bisa segera teratasi, dan saya bisa menjadi teman ngobrol yang asyik bagi semua orang🙂.

Oh ya, untuk mengakhiri tulisan curhat saya ini, saya beri video musik yang menjadi favorit saya, yaitu No Phone dari CAKE. Cekidot!

7 komentar

  1. hmmm…. *brb kirim sms*

  2. eh yang jam 2 pagi tadi nelpon 15 kali itu aku loh *ngakak*

  3. tanpa merasa takut seperti nenden pun, sekarang nampaknya orang jarang terlponan (termasuk aku) secara fasilitas bb udah mewakili juga. kalau gitu ngobrol via twitter aja #eh

  4. dimulai pelan2 mbak.. dimulai dengan telpon2an sama orang deket..

  5. mm, klo begitu, agak phobia juga utk nelpon dunk? bukan hanya menerima telpon. apakah itu semacam phobia dalam film “the adam” ?😀

  6. genksukasuka · · Balas

    aku juga suka gak mau telepon karena apa?

    karena ngabisin pulsa hehe kidding, kalo aku malah malu mau ngajak telepon , sms saja gak dbls aplagi telpon hehe😀

  7. oh, pantesan nenden tidak banyak bicara saat ngobrol2 dengan kita kita di ruang makan Pasifika. kirain nenden sombong saja sama kita kira😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: