Twenty-something

Twenty One

I don’t think it’s going to happen anymore.

You took my thoughts from me.
Now I want nothing more.
And did you think you could just take it all away?

I don’t think it’s happ’ning, this is what I say.
Leave me alone, leave me alone,
Leave me alone ’cause I found it all.
Twenty one, twenty one, twenty one…

So I don’t think it’s going to happen anymore.
I don’t think it’s going,
To happen anymore.

Twenty one, twenty one, twenty one…
Today…

Twenty one…

Cranberries

Saya sangat sengaja berencana untuk memutar salah satu lagu Cranberries di atas, lewat tengah malam ini. Meskipun saya tidak sepenuhnya mengerti apa yang dimaksud dengan lagu itu, tetapi setidaknya ada poin yang bisa saya ambil. Twenty One – Dua puluh satu.

Ada apa dengan 21? Saya anggap hal tersebut sangat penting saat ini. Apalagi 21 tersebut disangkutpautkan dengan umur. Ya, umur 21. Mendengar angka tersebut, pikiran saya langsung terhubung dengan kata ‘tua’. Karena 21 adalah bukan usia teenager lagi, dan twenty-something adalah patokan usia untuk menjadi lebih dewasa.

Saya jadi ingat dengan perkataan salah satu teman saya, dia bilang bahwa hidup manusia itu dibagi menjadi tiga fase. Fase pertama adalah pada interval usia 0-20 tahun atau pada 20 tahun pertama manusia hidup, pada fase ini tugas manusia lebih difokuskan untuk belajar. Fase kedua ada pada rentang usia 20 tahun kedua, atau interval 21-40 tahun, pada fase ini, manusia fokus untuk bekerja dan berkarya. Terakhir, fase ketiga ada pada rentang usia 41-60 tahunan, pada fase ini manusia difokuskan untuk mengabdi.

Oke, kalau saya menjadi 21 tahun, berarti saya sudah masuk fase kedua dalam hidup saya, yaitu saya harus fokus untuk bekerja dan berkarya. Meskipun pembagian fase hidup di atas tersebut tidak sepenuh saklek, tapi saya menganggap hal tersebut bisa dijadikan acuan. Ya, setelah hari ini saya akan hidup untuk bekerja dan berkarya. Baik bekerja dan berkarya untuk diri kita sendiri, atau pun untuk orang lain. Yang pasti inti yang menjadi keharusan bagi tiap manusia adalah selalu berusaha untuk memperbaiki diri, dan menjadi lebih baik setiap harinya.

Dengan bertambah umur, dan berkurang usia, maka kesempatan untuk hidup dan memperbaiki diri pun semakin berkurang. Oleh karena itu, sisa-sisa waktu yang masih diberikan Tuhan harus dimaksimalkan untuk memperbaiki diri.

SELAMAT DATANG 21, dan selamat berusaha untuk jadi lebih baik, berapa pun usia anda.

countdown, 20 menit menuju 21

selamat berkurang usia untukku.

3 komentar

  1. Pertamax, teh….

    ditunggu makan2 e…..

  2. lapar kie..tak tunggu makan makane..

  3. 20 something is not that old:mrgreen: yg lucu ketika berumur belasan tahun, mengangap 20 thn itu dewasa sekali tp ngeliat kelakuan senior kita yg berumur 30 tahunan ketika ngumpul2 masih childish dan rata2 memang banyak yg belum menikah dan menganggap 30 is the new 20 (kutipan joe hann linkin park) , saya pun beranggapan kl 20s is new teen hahaha ….
    Next song : twenty something by jeamie Cullum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: