PENTAS SENI; Peduli Merapi Pasca Merapi

Komunitas Pekerja Seni Solo Peduli Merapi, bekerjasama dengan LPM Pabelan akan mengadakan PENTAS SENI; Peduli Merapi Pasca Erupsi

Pada : Sabtu, 11 Desember 2010
Pukul: 19.00 – selesai
Tempat: Gedung Olah Raga Universitas Muhammadiyah Surakarta

special performing art dari:
S A H I T A
Dedek Gamelan Orchestra
Wayang Kampung Sebelah

semua uang yang terkumpul seluruhnya akan disumbangkan, dan penyerahan akan langsung diberikan kepada lurah salah satu kampung yang menjadi korban, dan akan hadir pada malam tersebut.

Acara ini sepenuhnya merupakan acara amal,

Profil penyaji:

SAHITA

TIDAK banyak kelompok komedian perempuan dari dunia tari. Satu dari yang tidak banyak itu adalah Sahita, sebuah kelompok teater tari dari Solo, Jawa Tengah.  Hingga saat ini, agaknya Sahita satu-satunya kelompok  teater tari beranggota lima perempuan dengan dasar tari, teater dan kemampuan vokal yang memadai.  Kelompok ini mencoba mengembangkan bentuk teater tari dengan banyolan-banyolan segar dan cerdas, ditambah penguasaan tari (Jawa) yang mumpuni dari para anggotanya.

Dedek Gamelan Orchestra

adalah kelompok yang dibentuk oleh Dedek Wahyudi dan khusus untuk membawakan komposisi-komposisi karyanya yang masih tetap berlandas pada karawitan.Meski ada karyanya yang bukan sebagaikomposisi pengiring pertunjukan seni, namunsebagaian besar adalah komposisi-komposisiuntuk mengiringi tari, pedalangan, teater, film,maupun orasi.

Dedek sudah menyusun komposisi sejak masih duduk di Sekolah Menengah Seni Karawitan – Surakarta.Dan sudah membuat komposisi untuk pertunjukan karya Sardono W. Kusumo, WS Rebdra, Pamardi, Mugiono, Rury Nostalgi, Dedy Luthan, Miroto, Slamet Gundono; termasuk Ong Keng Seng – sutradara dari Singapura. Juga pernah membuat iringan untuk orasi budaya WS Rendra,dan bahkan untuk upacara keagamaan (misa). Sekarang masih bekerja sebagai tenaga teknis pada ISI-Surakarta.

Wayang Kampung Sebelah

sekelompok seniman Solo melahirkan genre wayang baru yang dinamakan Wayang Kampung Sebelah. Boneka wayangnya terbuat dari kulit berbentuk manusia yang distilasi. Tokoh-tokohnya, seperti halnya masyarakat kampung yang plural, terdiri dari penarik becak, bakul jamu, preman, pelacur, pak RT, pak lurah, hingga pejabat besar kota.
Penciptaan pertunjukan Wayang Kampung Sebelah ini berangkat dari keinginan membuat format pertunjukan wayang yang dapat menjadi wahana untuk mengangkat kisah realitas kehidupan masyarakat sekarang secara lebih lugas dan bebas tanpa harus terikat oleh norma-norma estetik yang rumit seperti halnya wayang klasik. Dengan menggunakan medium bahasa percakapan sehari-hari, baik bahasa Jawa maupun bahasa Indonesia, maka pesan-pesan yang disampaikan lebih mudah ditangkap oleh penonton. Isu-isu aktual yang berkembang di masyarakat masa kini, baik yang menyangkut persoalan politik, ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan, merupakan sumber inspirasi penyusunan cerita yang disajikan.

 

untuk HTM bebas (*donasi sebesar-besarnya)
Mahasiswa : (min) Rp. 5.000,-
Umum : (min) Rp. 10.000,-

info (08567696779)

AYOOO TUNJUKKAN KEPEDULIAN KALIAN..

thanx

12 komentar

  1. […] This post was mentioned on Twitter by Nenden Sekar Arum N, Info Merapi Volcano. Info Merapi Volcano said: f/ @nendensan: PENTAS SENI; Peduli Merapi Pasca Merapi: http://wp.me/pi8qf-cK #pedulimerapi […]

  2. nek ra lali yooo….

  3. wooh, ada acara gituan ya, baru tahu dah telat lagi, sukses ya

    1. okey thanx..🙂

  4. mandor tempe · · Balas

    jauh je, saya di bekasi.Saya mendukung dari sini saja.

  5. ya mbak jadi ingat kampung nih
    slam kenal aja ]
    mohon kunjungan baliknya

  6. wah…., dah jauh ketinggalan informasi diriku

  7. wah ketinggalan saia..😦

  8. bagus banget artikelmu…
    tingkatkan, tetap semangat…
    di tunggu kunjungan baliknya
    @Get A New Articles Get A New Articles
    d follow ya…thanks^^

  9. lahhh ini… pemuda yang mak nyusss…

  10. haduh…
    telat nich kunjungnya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: