Hari Ibu (lagi)

yapp.. saya rasa ini tahun ke dua yang membuat saya benar-benar berfikir di hari ibu. Berfikir bagaimana harus melawati hari ini, karena sebelum-sebelumnya mana pernah saya peduli dengan ibu saya, apalagi dengan adanya hari ibu ini. Ya, tahun lalu, saya rasa merupakan sebuah awal pendobrak kebiasaan, dimana pada waktu itu merupakan untuk pertama kalinya saya mengucapkan ‘Selamat Hari Ibu’ kepada wanita perkasa yang sudah membesarkan saya dan adik-adik saya sampai saat ini.

Ya, rencana awalnya adalah hari ini saya akan menelpon ibu saya *satu hal yang belum pernah saya lakukan selama ini*, ya sebuah peningkatan karena sebelumnya saya hanya mengirimi beliau sebuah SMS saja. Mungkin kalian aneh, kenapa saya sebegitunya sampai-sampai tidak pernah menelpon ibu saya? jujur saja, saya memang tidak begitu dekat dengan ibu saya, berkomunikasi pun jarang.. entah kenapa.. tapi mungkin kami berdua orangnya introvert, jadi komunikasi sulit terjalin.

Bagaimana pun, hubungan ibu dan anak itu merupakan sebuah hubungan wajib yang tidak akan pernah lekang oleh waktu, jadi meskipun seperti apa pun, wanita perkasa yang telah susah payah melahirkan kita ke dunia ini adalah tetap seorang ibu bagi kita.. ya IBU, sebuah predikat yang penuh makna, dengan objek yang penuh tanggung jawab dan kasih sayang…

I LOVE U MOM, forever and ever..

11 komentar

  1. relung hatimu begitu indah hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya, derai air matamu menguntai sebuah harap di setiap sholat malammu. . .thanks Mom, doamu jadikan takdirku…Luv U

  2. Tak kan mampu ku membalas jasamu bu..😦

    Selamat hari ibu..🙂

  3. ketika di saat yang bersamaan saya disuruh untuk menemui Presiden atau bertemu Ibumu. Saya pasti memilih untuk menemui Ibu saya terlebih dahulu..

    Walaupun saya sedang mendapat amanah untuk keluar kota, tapi disaat yang bersamaan Ibu menyuruh untuk segera kembali. Detik itu juga pasti saya kembali menemuinya…

  4. met hari ibu..
    semoga jasa ibu selalu teringat dan tersimpan didalam lubuk hati yang paling dalam

  5. selamat hari Ibu
    kasih sayang emakku tidak akan pernah aku lupakan dalam ingatanku walau sekalbu apapun

  6. selamat hari ibu.. terima kasih emak…

  7. Aku sayang simbok ku

  8. Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
    Lewati rintang untuk aku anakmu
    Ibuku sayang masih terus berjalan
    Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah

    Seperti udara… kasih yang engkau berikan
    Tak mampu ku membalas…ibu…ibu

    Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
    Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu

    Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
    Dengan apa membalas…ibu…ibu….

  9. @all: ya sayangi kedua orang tua kita, seperti mereka menyayangi kita..
    karena sesungguhnya jasa mereka tidak akan pernah terbalas..😀

  10. KutuBacaBuku · · Balas

    udah tahu belum kalau asal mula hari ibu itu adalah Hari Kebangkitan Wanita Indonesia yang ditutup2i dan diselewengkan orde baru menjadi Mother’s Mom seperti di Amrik.

    Untuk esensinya, kutu jadi kangen lagi sama ibu … huu, gak ada yang bisa menggantikan ibu untuk segalanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: