Tumpengan dengan bumbu sejarah

akhirnya setelah H+7, syukuran milad Bengawan terlaksana juga.. dengan tumpeng dan pengumpulan buku. Tanpa disangka, ternyata acara ini dihadiri oleh banyak orang.. jumlah yang menyaingi waktu Kopdar Akbar dulu.. *great! i like this*, entah karena tumpengnya, atau karena selebrasinya, yang pasti saat itu bengawan benar-benar bisa membanjiri wisma seni..

Berbeda dengan perayaan ulang tahun lainnya, yang biasanya disemarakkan dengan lagu-lagu dan balon, atau setidaknya doa-doa’an, perayaan ulang tahun bengawan ini diisi dengan pemaparan sejarah Solo dari masa ke masa,, *that sounds great* karena sebenarnya aku senang sekali dengan sejarah, cerita-cerita zaman dulu. Sehingga ketika pak Soedarmono, SU -seorang yang sangat pandai menuturkan sejarah Solo- mulai mengucapkan kalimat pertamanya yang menyibak kisah Solo zaman dulu, telingan dan mataku, tangan dan notebok-ku senantiasa mengeja tiap hurup yang keluar dari mulutnya. Ya! Menarik sekali.Bagaimana ternyata bengawan Solo memiliki siklus banjir setiap 75 tahun sekali, kemudian bagaimana Solo dipisah menjadi dua -Solo utara dan Solo selatan- oleh kali pepe, bagaimana kuliner Solo -bubur, thengkleng- bisa muncul dan seperti apa sejarahnya, juga tentang darimana sebenarnya penamaan daerah-daerah di Solo ini diambil, semuanya dikupas tuntas sampai acara resmi ditutup pada pukul 22.30 wib.

Selain cerita sejarah, satu hal yang menarik lagi lainnya adalah: TUMPENG! yaa.. tumpeng! nasi kuning berbentuk kerucut, dengan lauk pauk di sekelilingnya membuat diriku tergoda.. hmm.. yummy! sudah lama sekali sejak saya terakhir makan tumpeng, *kapankah itu? i hove no idea*

Okay bengawan, tetaplah mengalir semakin jauh, dengan debit air yang semakin meningkat tapi tak membahayakan.

BRAVO!

9 komentar

  1. Selamat ulang tahun bengawan…

  2. Selamat ultah, ambil pictnya juga nih buat ngelink di blog ku hehehe

  3. Ndherek mangayubagya, ngaturaken sugeng tanggap warsa, kagem sadherek-sadherek Bengawan! Mugi tan kendhat anggenipun ngeblog! Kagem Ki Blonty, mugi tansah mbois.

  4. halloooo hehehe
    hebat masih sempat merekam ceritanya hehehe
    selamat malam

  5. sugeng ambalwarsa Komunitas Blogger Bengawan

  6. Sukses selalu Bengawan…..

  7. ditulis donk hasil pemaparan sejarah kota solo-nya. Supaya jadi tahu juga.

    1. wahh.. sayang mas, saya lupa..
      yang inget cuma tumpengnya ajaa.. hehehe

      1. wah… sayang, padahal saya sudah berandai2 bakal dapat cerita kaya cerita silat atau kisah model gajahmada-nya llangit kresno hadi…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: