6935 hari

“Nobody said it was easy
It’s such a shame for us to part
Nobody said it was easy.
No one ever said it would be so hard
I’m going back to the start.”

yaa allah, gak kerasa jatah umurku makin berkurang..
semestinya dengan berkurangnya jatah hidup, harus berkurang juga track record dosaku,
tapi aku rasa bukannya berkurang, koq malah makin jadi profesional nih bikin dosanya,
aku juga sadar, kalo aku belom ngapa-ngapain selama 19 tahun menjadi penduduk bumi,
sekarang aku nyesel banget, disaat orang lain udah bisa ke bulan, aku malah baru mikir,
sempet dulu aku sudah membuat rancangan hidupku ke depan yang aku anggap ‘sempurna’,
menyenangkan sekali kalo itu semua bisa terjadi,
dengan banyak rencana dan strategi untuk mencapai itu, membuat aku bersemangat untuk menjalani hidupi
tapi akhir-akhir ini, tiba-tiba saja aku merasa ‘hilang’.
gak tau mau kemana, gak ada tujuan hidup, merasa jadi alien yang terdampar,
aku jadi merasa tersesat di bumi, dan gak tau mesti ngapain karena bingung.
Sekarang, karena aku sudah sadar.. udah nyesel kalo hidupku selama ini bisa dibilang gak punya nilai tambah,
aku jadi gak pengen ngulangi semua kesalahanku, aku pengen berubah!
kembali mempunyai rencana-rencana indah yang bisa aku jalani, dan mencoba membuat hidupku di episode baru ini gak sia-sia.
SEMANGAT untuk kembali menjawab pertanyaan-pertanyaan paling mendasar dalam hidup:

* Siapa aku?
* Dari mana aku?
* Akan kemana nanti?
* Mau ngapain?

“mengejar mimpi-mimpi indah,
bebas lakukan yang aku suka,
berteman dengan siapa saja,
i’m single and very happy.”
-oppie single happy

Solo, 4 Maret 09
-unek-unek di 6935 hari aku jadi penduduk bumi.

3 komentar

  1. woo. semoga sukses. amin

    *kebetulan, mampir saja, wkwk*

  2. Telat sehari ga papa lah. Hidup dan mati itu berbatas tipis. Jadi agak susah bicara umur. Yang aku tahu, ya demi masa itu.

  3. mudz069 · · Balas

    Ada sebatang lilin menyala
    diatas sepotong roti kering.
    Ada untaian pita aneka warna, menghias langit-langit rumah.
    Ada canda tawa, ada tepuk suka cita.
    Ada sepasang bibir hentakkan suasana, seakan hendak memimpin doa :
    Jelangkung, jelangkung……….datanglah secepatnya.
    Disini ada pesta,
    pestanya nurannissa.
    Temani dia tinggalkan masa remaja.
    Terangi dia dengan masa kanak-kanaknya, suatu penggalan masa yang paling indah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: