Open Source, Gerakan Pembebasan Software

Akhir-akhir ini, Software Open Source (Linux) telah hadir menjadi salah satu sistem operasi yang patut diperhitungkan. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Linux mampu menjadi salah satu alternatif pilihan untuk orang-orang yang tidak ingin ‘terpenjara’ oleh software berbayar.

oleh: Nenden Sekar Arum Nurannisaa

Tabloid Pabelan Pos 82

Open Source adalah sistem pengembangan software ataupun bahasa pemprograman yang tidak berlisensi dan tidak dikoordinasi oleh suatu orang atau lembaga pusat. Tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia secara bebas atau gratis boleh digunakan oleh siapa saja asalkan disertai dengan kode-kode program yang dapat dibuka dan dipelajari alur kerjanya. Oleh karena itu diperbolehkan untuk bebas mengubah dan dikembangkan guna memperbaiki kelemahan- kelemahan yang terjadi.

Gerakan Open Source

Dalam dunia perangkat lunak (software) untuk gerakan Open Source mempunyai pandangan bahwa perangkat lunak haruslah bebas digunakan untuk semua tujuan yang berguna secara sosial. Perangkat lunak yang sepadan dengan Open Source ini sering diasosiasikan sebagai “Perangkat Lunak Bebas” (Free Software). Menurut Dedi Ari Prasetya, Ketua Komunitas Go Open Source (GOS) UMS mengungkapkan, “Penggunaan open source tidak harus membayar untuk mendapatkannya. Selain itu software juga dapat digunakan sesuai dengan yang diinginkan dan dapat didownload, diubah, diperbaiki, dan digunakan oleh siapapun”.

Di Indonesia sendiri saat ini semakin gencar menggunakan perangkat lunak bebas tersebut. Hal ini terbukti saat pemerintah mencanangkan IGOS (Indonesian Go Open Source) sejak beberapa tahun lalu. Disamping itu sekarang ini semakin banyak pula komunitas-komunitas Open Source yang bisa kita temui di setiap kota maupun dalam perguruan tinggi. Open source saat ini sering dikaitkan dengan sistem operasi LINUX, memang tidak salah karena Linux sendiri merupakan sebuah sistem operasi terbuka yang mana semakin hari semakin menarik perhatian pelaku teknologi informasi. “Kebanyakan orang saat ini langsung mengasosiasikan open source dengan Linux, padahal software open source itu tidak hanya Linux saja. Selain itu, mereka tau Linux itu hanya sebagai istilah saja, dan belum mengenalnya sampai tau apa itu sebenarnya Linux,” tambahnya.

Kelebihan dan Kekurangannya

Program open source memiliki kelebihan dibandingkan dengan software propriety (berbayar), “Software-softwarenya bisa didownload gratis beserta source code-nya, sehingga programnya bisa digunakan dan dikembangkan dengan leluasa, kalau ada kekurangan atau kesalahan bisa langsung diperbaiki oleh user,” ungkap Dedi sapaan sehari-harinya.

Selain itu kelebihannya adalah virus yang menyerang lebih sedikit dibandingkan dengan Windows karena program ini didukung oleh komunitas pengguna yang bisa digunakan untuk ajang share permasalahan penggunaan program open source. “Sedangkan untuk kelemahannya sendiri hanya terletak pada kenyamanan dan keterbiasaan user dalam menggunakan program open source (system operasi Linux), serta dalam bidang grafis yang masih belum sempurn,.” tutur Dedi yang juga seorang dosen di jurusan Teknik Elektro UMS.

Dalam Linux, dikenal istilah Distro. Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan memaketkan program tertentu berdasarkan source yang ada dan dikemas sedemikian rupa sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan si pembuat distro. “Distro itu seperti XP atau Vista jika di Windows, selain itu distro banyak macamnya, dan sekarang telah banyak versi baru yang dikembangkan dari distro yang telah ada sebelumnya,” tutup Dedi kepada Pabelan Pos.

3 komentar

  1. saya pemakai windows yang tentusaja bajakan itu, jadi saya cuma bisa manggut2 aja mbaca artikel ini tanpa bisa berkomentar banyak…

  2. Saya sudah 4 tahun gunakan ubuntu tanpa windows sama sekali, googby window$

  3. sepakat, pokoke lah😀

    “salam kenal dari nyubi linux yang sedang cari kenalan seniro2 linux” 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: