Berbuat Baik Itu Membahagiakan!

*didedikasikan untuk makhluk teknik yang sudah memberiku support dan membagi snack hasil donor darahnya yang ke 8 kali ini, -berupa 1 bungkus malkist cracker- yang sanggup menyemangati dan memberikan keberanian padaku.

(19/2) Sayap Kanan Perpustakaan
it’s my first time for donated my blood…
Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro (KMTE) ngadain acara donor darah, tanpa disangka-sangka aku terbujuk untuk mendonorkan darah juga. Awalnya sempat ragu-ragu, cemas, takut, pokoknya semua perasaan campur aduk.

Awalnya niat datang ke sana tuh cuma buat ngecengin anak-anak teknik, sekalian hunting berita. Tapi setelah lama duduk disana dan mengamati, hati kecilku akhirnya berbicara:

“Kenapa aku nggak ikut nyumbang aja? itung-itung sadaqah. Kan selama di SOLO aku belum pernah ‘berbuat baik’. Nah mumpun ada kesempatan, kenapa nggak dimanfaatin??”

Akhirnya, setelah berpikir, menimbang dan mengukur, ditambah dengan support dan dorongan (berupa snack yang banyak dan menggiurkan), serta intuisiku yang mengajak kepada kebaikan, aku pun memberanikan diri untuk maju ke ‘medan pertempuran’.

ayo donor darah!

Pertama, yang dilakukan adalah mengisi formulir berwarna hijau, terus duduk dan tangan kanan kita dijulurkan, setelah itu pergelangan tangan atas dipasangi sphignomanometer (tensi darah), baru aja gitu kakiku sudah lemes.. ‘ngadegdeg‘ gitu deh, kemudian pas mau diambil darah untuk tes golongan darah.. OMG, jantungku berdetak kencang, dan mataku tak sanggup melihatnya… Bu petugas sudah mengambil ancang-ancang dengan mengoleskan kapas yang diberi alkohol ke jari tengahku, dan tiba-tiba… pet! (apapun bunyinya)… darahku keluar, dan ternyata saudara-saudara.. coba tebak! gak sesakit yang aku bayangkan, malahan gak kerasa.. cuma kek digigit semut kecil yang merah aja koq! sumpah.. gak boong deh! dari tes tersebut, hasilnya golongan darahku adalah O+.

Terus, aku disuruh ngantri giliran untuk diambil darahnya.. cukup tegang ketika melihat jarunya yang sangat besar.. dah gitu melihat darah orang yang mengalir memenuhi labu.. ohh.. it was amazing feeling! sumpah, makin ‘deregdeg’! yah.. mau tidak mau hadapi tembokmu. akhirnya giliranku datang! aku berbaring, dan bu petugas yang satunya masang alat yang kek tensi meter di tangan kananku.. dah gitu aku disuruh mengepalkan tanganku degan sekuat tenaga.. terus si ibunya mijit-mijit tangan aku untuk nyari pembuluh darahnya. setelah begitu, ternyata si ibu tidak berhasil menemukan pembuluh darah yang tepat gara-gara katanya kekecilan.

Udah gitu, aku disuruh muter arah (ganti posisi) jadi si ibu memutuskan untuk menggunakan tangan kiriku, dan hal yang terjadi pada tangan kananku terulang, tapi untungnya untuk tangan kiri ini berhasil.

Dan saat-saat yang amat sangat paling menegangkan pun dimulai. Sang jarum yang amat besar itu pun mulai diluncurkan dan dimasukkan ke dalam kulitku.. waktu itu, aku benar-benar tak kuasa untuk menatap dan menyaksikkannya. Hingga akhirnya yang aku lakukan hanya memalingkan wajah dan berdoa agar rasa sakitnya tidak amat sangat. dan… ‘cleb’.. rasanya memang sakit dan beberapa milidetik lebih lama dari tes darah yang pertama, tapi syukur, aku masih bisa menahannya.

Setelah itu, darahku pun mengalir memenuhi labu.. dan setelah beberapa menit, labu pun terisi penuh. Si jarum besar itu pun dikeluarkan, dan rasanya tidak jauh beda dengan waktu dia (si jarum) di masukkan. setelah si jarum berada diluar, kapas yang telah diberi alkohol pun datang untuk meutupi luka yang telah ditinggalkan jarum. setelah agak lama, si kapas diganti dengan plester, dan aku bisa meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) itu dengan bangga dan bahagia karena aku keluar dengan membawa satu set makanan komplit! (itulah hal yang paling diharapkan). hehe:)

Ternyata, setelah aku melalui itu semua… aku bisa mengambil hikmah, kalo BERBUAT BAIK ITU MEMBAHAGIAKAN… karena selain mendapat pahala, bahkan amal kita bisa langsung dibalas di dunia (berupa snack tadi).

So,
AYO DONOR DARAH!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: