Happy Birthday to Me!

Happy Birthday To Me!

Happy Birthday to you.. Happy birthday to you..

Happy Birthday.. Happy Birthday.. Happy Birthday to you..

Siapa sih yang gak hapal dengan lagu ‘Happy Birthday’ di atas, apalagi lagu tersebut sudah di-alihbahasa-kan pada banyak bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Iya, kalau ‘Happy Birthday to you’ kan memang sudah biasa, sekarang bagaimana kalau ‘Happy birthday to me’?.

Mengucapkan selamat ulang tahun kepada diri sendiri, mungkin terasa cukup aneh, tapi hal tersebut menurutku positif, karena kita ‘menghargai’ diri-sendiri, atau bisa menyenangkan diri ketika tidak ada orang lain yang mengucapkan selamat kepada kita yang berulang tahun :)

Ekspresi

Salah satu bentuk ucapan selamat ulang tahun yang pernah saya terima, dan itu yang paling bikin menjengkelkan, tapi sekaligus berkesan adalah ketika ulang tahun saya yang ke 19. Ya, saat itu saya mendapat ucapan selamat dengan cara ‘dikerjain’.

Awalnya dimulai pada saat rapat kegiatan (kebetulan saat itu saya menjadi ketua panitianta), pada saat itu rapat dihadiri oleh hampir seluruh panitia, kemudian entah ada angin apa tiba-tiba rapat jadi tidak terkendali karena banyak masalah yang ternyata muncul, mulai dari pembicara yang tidak bisa datang, uang yang tidak bisa cair, dan lain-lain. Dan semua masalah tersebut dengan serta merta disalahkann kepada saya, dan saya dibilang tidak becus sebagai ketua (#nyelekit). Tapi karena saya merasa tidak bersalah, akhirnya saya melancarkan banyak pembelaan, dan debat pun tak terkendali. Pada saat itu saya sama sekali tidak ada perasaan bahwa saya sedang ‘dikerjain’. Kemudian seorang panitia yang sedang menikmati kopi di hadapan saya, tiba-tiba menyiramkan isi gelasnya pada saya, dan pada saat itu secara spontan seluruh orang yang ada di luar ruangan berteriak dan berlarian ke luar ruangan sambil ada sebagian orang yang menyiram saya menggunakan ramuan (biasanya air yang dicampur benda/bahan-bahan yang menjijikan) yang ternyata sebelumnya sudah dipersiapkan.

Duar! Maka, setelah itu perang air pun tak dapat dihindari. Saya yang merasa kaget dan jengkel secara reflek langsung mengejar orang-orang yang berlarian tadi, sambil membawa ember berisi air. Dan sialnya, ternyata mereka malah menyerang saya dengan plastik-plastik berisi air yang sudah dipersiapkan juga.

Kejar-kejaran tak terhentikan sampai semuanya bisa basah, dan akhirnya semua menyerah dan perang berakhir pada saat menjelang magrib, dan ketika saya kembali ke ruangan rapat tadi, ada lilin yang menyala di atas sebuah kue. Ahh.. so sweet banget.. Baru kali itu saya dihadiahi lilin dan kue.. saya benar-benar teharu, meskipun sekujur tubuh basah kuyup, basah dan bau, tapi hal tersebut tiba-tiba hilang tergantikan perasaan senang dan bahagia.

Tapi, dasar teman-temanku tadi pikirannya jahil terus, perang sesi kedua ternyata terjadi lagi. Bedanya, sekarang tidak menggunakan ramuan, melainkan krim dari kue yang lilinnya sudah saya tiup tadi.

Terima kasih semuanya, ketika tidak ada yang mengingat hari kelahiranku, saya selalu mengingat momen-momen indah tak terlupakan itu, seraya menyanyikan lagu ‘Happy birthday to me…’ :’)

This slideshow requires JavaScript.

postingan ini adalah diikutsertakan dalam lomba posting di dBlogger  http://dblogger.blogdetik.com

About these ads

9 pemikiran pada “Happy Birthday to Me!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s