Purnama ke-25

Alhamdulillah…

tidak terasa, sudah 25 purnama aku lewati di Solo ini.. sudah lama juga ternyata aku meninggalkan kampung halaman untuk berjuang menggapai dan melabuhkan mimpi-mimpiku di sini.

Solo cukup banyak menyihirku, sehingga membuatku seakan-akan enggan pulang ke pangkuan ibu. Bukan hanya dengan sejuta pesonanya, tetapi dengan segala hal yang ada padanya…

Dengan jangka waktu yang bisa dibilang lama itu, sebenarnya ngapain aja sih aku disini..?

Ofcourse yang pertama tuh ya buat kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS bukan UmS atau UNS), meskipun bisa dibilang kuliah yo nggak kuliah juga.. (*maksudnya apa ya), ya tentunya dengan niat awal menuntut ilmu dan menggapai cita-cita. Tapi entah kenapa akhir-akhir ini merasa sudah tidak ada semangat untuk kuliah, orientasi hidupku telah berubah sedikit demi sedikit ternyata disini..

Selain itu, nggak cuma kuliah tentunya.. mencari banyak pengalaman dalam organisasi sempat menjadi prioritasku. dengan ikut berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa, membantu melenakanku dengan kesibukan-kesibukan yang teramat sangat..sampai-sampai memang membuat aku seperti Bang Toyib (Lupa rumah dan gak pulang-pulang), yaa aku hanya bisa berharap, semoga semua yang telah aku dapat ini benar-benar bisa bermanfaat untuk kehidupanku di masa depan.

Dan yang paling aku sukai ketika di Solo ini adalah, aku bisa ketemu dengan banyak orang hebat, dengan background yang berbeda tapi yang jelas semuanya asik! aku bisa temukan mereka di komunitas-komunitas yang sengaja aku ikuti untuk menambah link di Solo ini, ada Bengawan, KPLI, dll.. (meskipun hampir semua orangnya 4L). Yaa..mereka semua menyenangkan.

Hmm.. ya hampir semua yang aku temui dan ku lakukan di Solo ini benar-benar aku cintai, dan aku rasa Solo memang akan menjadi kampung halaman keduaku..

~Dan lihatlah, bulan itu memang tersenyum manis padaku, seakan mengiyakan apa yang telah aku tulis ini…

About these ads

28 pemikiran pada “Purnama ke-25

  1. Yang aku tahu Pengalaman adalah guru yang paling baik. So carilah pengalaman yang banyak, buat bekal hidupmu (*seng apik-apik wae). Jangan lupa tetep belajar, karena kamu disolo untuk belajar..(*ndak yo?.. hehehe..)

  2. He eh, bagus sekali sebenarnya kalo maw aktif di organisasi. Tambah temen, tambah pengalaman, dan kalo bisa tambah uang saku. :D Rugi kalo cuma kuliah aja.

    Jangan lupa jalan2 ke wilayah sekitar solo. Banyak lho obyek wisata di karanganyar, wonogiri, klaten, de el el.

    Pokoke, yang penting hepi. :D

  3. *Dan yang paling aku sukai ketika di Solo ini adalah, aku bisa ketemu dengan banyak orang hebat, dengan background yang berbeda tapi yang jelas semuanya asik!*

    wakakakakaaaaa…. aq banget…!!!!!!!

  4. Sejak kapan jadi sentimentil begini, Nden? Bukannya sosialisme-negara itu pake marxisme juga? Marxisme itu: filsafat, materialisme dialektika historis, ekonomi-politik. ‘Full’ logika.

    Jangan terlalu cinta ma Solo. Nanti kalo kecewa, amit-amit.

  5. ~Dan lihatlah, bulan itu memang tersenyum manis padaku, seakan mengiyakan apa yang telah aku tulis ini…

    ah apa iya bulan bisa tersenyum, nenden? yg bisa senyum itu hendri loh. he2.

  6. walopun komentar saya ga nyambung sama postingan ijinkan saya untuk mengucapkan :
    Taqobballallahu minna wa minkum, Syiamana wa syiamakum,
    Ja’alanallahu wa iyyakum, Minal aidin wal faizin
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Mohon maaf lahir dan bathin, maapin segala salah dan khilafku selama ini ya…

  7. Hemmm… Sebaiknya Anda memikirkan lagi tujuah awal anda di Solo. Bukankah Anda tidak ingin orang tua anda kecewa karena kuliah anda terbengkelahi. Ibarat ibadah, kuliah adalah ibadah wajib dan organasasi adalah ibadah sunnahnya. Apa gunanya kita ibadah sunnah, tapi ibadah wajibnya kita malas mengerjakannya.
    Saudaraku tolong renungkan!!!

  8. Solo memang memberi sejuta kenangan dan keindahan. Kota yang sedang tumbuh memang asik untuk dihinggapi. Komunitas dan tempat nongkrong yang lumayan banyak juga menjadi daya tarik tersendiri. Namun jangan lupa akan tujuanmu ke Solo. Kuliah adalah prioritas utama yang harus tetap diutamakan. Pengalaman non kuliah bisa didapat kapanpun namun kuliah memberi batasan untuk lulus. Memang organisasi penting tapi kuliah bukankah lebih penting. Yang akan meningkatkan derajatmu. Ilmu terus berkembang. Kita tidak boleh ketinggalan

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s