The One
“Emang punya pacar yang nilainya di bawah 5 itu lebih baik daripada jadi jomblo ya? Emang salah ya kalau gue kurang berminat menjambret SIAPA SAJA DEH cuma demi mengganti status di facebook? Harus ya gue menculik abang-abang dan mas-mas joki jalan Sudirman supaya ada yang bisa diajak jalan dan nonton? Emang salah banget ya kalau gue mencari… the ONE?”
-margareta astaman (have a sip of margarita)
Aku menjadi merasa memiliki pendukung untuk mendirikan sebuah Ikatan Manusia Jomblo Sejak Lahir (IMJSL) ketika membaca paragraf di atas di salah satu tulisannya Margareta Astaman di buku Have a Sip of Margarita. Ya meskipun dari paragraf itu tidak mengartikan bahwa si ‘aku’ memang jomblo dari lahir, tetapi setidaknya alasan-alasannya untuk menjadi jomblo saat itu sangat masuk akal.
Bukannya iri kepada orang-orang yang sudah memiliki pasangan (baca: pacar), tetapi kadang aku sendiri merasa aneh ketika melihat fenomena kehidupan anak muda zaman sekarang. Betapa tidak, dengan mudahnya seseorang mengucapkan ‘I Love U’, mengungkapkan perasaan cintanya kepada lawan jenisnya, padahal hanya baru beberapa bulan saja mereka berkenalan, dan itu pun dengan secara tidak sengaja, atau bahkan hanya lewat dunia maya, dan yang lebih mengherankan dengan mudah pula lawan jenisnya itu ‘menerima cinta’. Padahal, apakah sebenarnya arti dari kata ‘CINTA’ Read more…
Nggak Boleh Pulang Malam
Ada sebuah kejadian yang cukup membuat diriku shock. Kemarin malam, seperti biasanya kegiatan setiap malamku ada lembur atau sekadar rapat di kantor Lembaga Pers Mahasiswa Pabelan. Biasanya, sebelum pindah ke tempat kostku yang sekarang, kalau kegiatan belum selesai sampai jam 21.00 pasti tidur di kantor, karena memang saat itu ada ketentuan ada jam malam sampai jam segitu, tetapi setelah pindah kost yang kupilih karena tidak ada Bapak/Ibu kostnya, juga bisa bebas keluar masuk kost selama 24 jam *dengan catatan laporan dengan anggota kost yang lain*. Aku cukup merasa bebas dan bahagia di kost yang sekarang karena bisa balik ke kost kapan pun aku mau *karena kesibukan yang biasanya padat sampai malam*. Dengan keadaan seperti itu, maka aku merasa aman-aman saja ketika malam kemarin pulang ke kost jam 12 malam karena baru selesai finishing majalah waktu itu. Tapi ada yang beda ketika pulang malam itu, ternyata jalan ke kostku ditutup palang dan dijaga oleh 2 orang bapak-bapak bertampang sangar. Perasaanku sudah mulai tidak enak waktu itu, sampai aku dihampiri bapak-bapak itu dan ditanya: Read more…
Tentang Johan, Efek Rumah Kaca, dan GREENPEACE*
Akhir-akhir ini, orang yang paling sering berinteraksi denganku via facebook dan SMS adalah Johan ZeroSeven, anak elektro yang entah sejak kapan ada di daftar temanku. Ada yang unik dari Johan, kalau kalian lihat dan amati status facebooknya, seringkali bakal kalian temukan rangkaian kata-kata yang tak biasa. Berbeda dengan kebanyakan lainnya yang menjadikan status facebooknya hanya untuk curhat atau menulis sesuatu yang sebenarnya tidak penting. Kadang kata-katanya itu memang tak bisa dimengerti secara langsung, butuh pemikiran yang mendalam, atau mungkin memang itu tidak ada artinya sama sekali? Aku tak mengerti. Tapi satu hal yang aku tau, semua itu karena pengaruh Efek Rumah Kaca yang membuatnya jadi seperti itu. Aku pikir Johan memang terinspirasi sekali dengan Efek Rumah Kaca itu.
Bukan, ini bukan tentang pemanasan global, tetapi tentang salah satu grup band indie yang menurutku -orang awam yang tidak mengerti musik- band yang mempunyai warna musik zaman baheula, seperti mendengar lagu tahun 60an atau 70an –tapi menurut Johan tidak-, dengan rangkaian lirik yang memang extraordinary dan berbeda, lebih banyak menggunakan istilah-istilah ilmiah, tidak seperti lagu-lagu zaman sekarang yang semuanya hanya bertemakan cinta -sampai muak-. Sesuai dengan namanya Read more…
MyPersonality.info = Kepribadianku??
iseng-iseng ikutan tes kepribadian di mypersonality.info, dan ternyata hasilnya seperti gambar di atas, saya termasuk orang dengan tipe kepribadian ENTP. Sebenarnya bermanfaat gak sih ikut tes-tes kepribadian kek gitu?? kalau saya sendiri sih merasa hal tersebut cukup bermanfaat, dengan mengetahui kepribadian kita sesungguhnya, kita bisa menyesuaikan apa yang sebaiknya kita lakukan, yang pasti kita bisa jadi lebih kenal diri kita sendiri.. bukankah orang yang mengenal dirinya sendiri, maka akan mengenal Tuhannya?? CMIIW
Oh ya, ni tes tipe kepribadian berdasarkan 16 tipe utama yang ada. untuk penjelasan dari tipe kepribadian saya ENTP, bisa dibaca di bawah.. (kalau tidak mengerti, silakkan copy-paste di google translator.. :p)
ENTP – The “Originator”
ENTPs are logical, innovative, curious and downright inventive. They see possibilities for improvement everywhere and possess the ability to understand complex concepts. ENTPs are introspective and carefree nonconformists. They often neglect the more common areas of life while pursuing new solutions. ENTPs can be good conversationalists and exciting company. Read more…





“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok” (Al-Hasyr:18)


Komentar Terakhir